Jadwal dan persyaratan Seleksi Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2026 menjadi informasi penting bagi lulusan SMA, MA, dan SMK yang ingin mengikuti pendidikan kedinasan di Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).
Berdasarkan Buku Pedoman Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2026, STMKG membuka Penerimaan Taruna Baru (PTB) Tahun Akademik 2026/2027 melalui formasi nasional dan formasi afirmasi. Total kebutuhan yang akan diterima adalah 130 taruna/taruni untuk program Sarjana Terapan (Diploma IV).
Rangkaian seleksi meliputi seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), tes kebugaran, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara.
STMKG Buka Penerimaan Taruna Baru Tahun 2026
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pada penerimaan tahun akademik 2026/2027, STMKG menyediakan formasi untuk empat program studi Sarjana Terapan, yaitu:
Meteorologi
Klimatologi
Geofisika
Instrumentasi-MKG
Jumlah keseluruhan formasi yang dibuka adalah 130 taruna/taruni, terdiri atas 50 formasi Meteorologi, 25 formasi Klimatologi, 25 formasi Geofisika, dan 30 formasi Instrumentasi-MKG.
Peserta yang dinyatakan lulus akan menjalani pendidikan selama 8 semester atau 4 tahun. Pendidikan tersebut dilaksanakan dalam skema ikatan dinas dan biaya pendidikan ditanggung oleh negara sesuai ketentuan yang berlaku.
Formasi Penerimaan Taruna Baru STMKG 2026
Formasi PTB STMKG Tahun 2026 terdiri atas formasi nasional dan formasi afirmasi.
Formasi nasional diperuntukkan bagi peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Sementara itu, formasi afirmasi terdiri atas afirmasi Papua bagi Orang Asli Papua (OAP) dan Non-OAP serta afirmasi daerah untuk peserta dari beberapa provinsi tertentu.
Rincian Formasi STMKG 2026
| Formasi | Meteorologi | Klimatologi | Geofisika | Instrumentasi-MKG | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| Nasional | 25 | 10 | 10 | 15 | 60 |
| Afirmasi OAP | 5 | 2 | 2 | 3 | 12 |
| Afirmasi Non-OAP | 4 | 3 | 2 | 2 | 11 |
| Afirmasi Kepulauan Riau | 2 | 2 | - | 2 | 6 |
| Afirmasi Nusa Tenggara Timur | 2 | 1 | 6 | 2 | 11 |
| Afirmasi Kalimantan Utara | 2 | 1 | - | 1 | 4 |
| Afirmasi Sulawesi Tenggara | 2 | 1 | - | 1 | 4 |
| Afirmasi Sulawesi Tengah | 2 | 2 | - | 1 | 5 |
| Afirmasi Sulawesi Utara | 1 | - | - | 1 | 2 |
| Afirmasi Maluku Utara | 2 | 1 | - | 1 | 4 |
| Afirmasi Maluku | 3 | 2 | 5 | 1 | 11 |
| Total | 50 | 25 | 25 | 30 | 130 |
Data formasi tersebut tercantum dalam Tabel 1 Buku Pedoman PTB STMKG Tahun 2026.
Persyaratan PTB (Penerimaan Taruna Baru) STMKG 2026
Calon peserta PTB STMKG Tahun 2026 wajib memenuhi persyaratan umum dan persyaratan akademik yang telah ditetapkan dalam pedoman.
Persyaratan Umum
Persyaratan umum calon taruna/taruni STMKG Tahun 2026 meliputi:
Pria atau wanita dan merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).
Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna.
Peserta yang menggunakan kacamata diperbolehkan dengan ketentuan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D.
Bersedia melakukan pengobatan LASIK dengan biaya sendiri apabila dinyatakan diterima/lulus seleksi.
Berusia minimal 15 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 November 2026.
Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan.
Bebas narkoba yang dibuktikan melalui pemeriksaan kesehatan.
Tidak sedang menjalankan ikatan dinas dengan instansi lain.
Tinggi badan minimal 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.
Bersedia bekerja di BMKG sesuai ketentuan yang berlaku setelah menyelesaikan pendidikan.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persyaratan Khusus Peserta Afirmasi
Peserta yang mengikuti formasi afirmasi harus memenuhi persyaratan tambahan sesuai wilayah afirmasi yang dilamar.
Peserta afirmasi harus memiliki akta kelahiran atau domisili sesuai identitas KTP/KK di wilayah afirmasi yang ditentukan. Selain itu, peserta harus pernah menyelesaikan pendidikan SD, SMP, atau SMA/sederajat di provinsi afirmasi yang dilamar.
Untuk peserta afirmasi Orang Asli Papua (OAP), terdapat persyaratan tambahan berupa rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Persyaratan Akademik
Persyaratan akademik calon taruna STMKG Tahun 2026 adalah:
Lulus atau akan lulus SMA/MA/SMK atau sederajat untuk semua jurusan.
Peserta yang lulus tahun 2026 tetapi ijazahnya belum diterbitkan wajib menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL), Surat Keterangan Aktif di Kelas XII, atau dokumen yang dipersyaratkan dalam pedoman.
Dokumen yang Diperlukan Saat Pendaftaran
Dalam proses pendaftaran melalui SSCASN, peserta wajib melengkapi dokumen persyaratan yang ditentukan.
Dokumen yang tercantum dalam pedoman antara lain:
Bukti pembayaran pendaftaran STMKG.
Pas foto terbaru dengan latar belakang merah, format JPG, maksimal 500 KB.
KTP, KK, KIA, atau surat keterangan dari Dukcapil, sesuai ketentuan.
Ijazah SMA/MA/SMK atau Surat Keterangan Lulus/Surat Keterangan Aktif di Kelas XII atau dokumen lain yang dipersyaratkan.
Dokumen tambahan bagi peserta afirmasi.
Peserta afirmasi OAP wajib mengunggah dokumen OAP sesuai ketentuan, termasuk surat keterangan OAP yang dikeluarkan oleh MRP.
Peserta harus memastikan data dan dokumen yang dikirim telah benar. Data yang telah dikirim dan diverifikasi tidak dapat diubah sesuai ketentuan dalam pedoman.
Jadwal Penerimaan Taruna Baru STMKG 2026
Berikut jadwal penting PTB STMKG Tahun Akademik 2026/2027 sebagaimana tercantum dalam Lampiran 2 Buku Pedoman PTB STMKG Tahun 2026.
| Tanggal | Kegiatan |
|---|---|
| 18–30 Agustus 2026 | Pendaftaran dan pembayaran seleksi administrasi |
| 18 Agustus–1 September 2026 | Seleksi administrasi |
| 2–3 September 2026 | Pengumuman hasil seleksi administrasi |
| 4–5 September 2026 | Masa sanggah |
| 4–6 September 2026 | Jawab sanggah |
| 7–8 September 2026 | Pengumuman pasca sanggah |
| 11–15 September 2026 | Pembayaran PNBP CAT |
| 18–21 September 2026 | Pengumuman jadwal SKD |
| 22 September–7 Oktober 2026* | Tes SKD |
| 1–13 Oktober 2026* | Pengumuman hasil SKD |
| 14–18 Oktober 2026* | Pembayaran PNBP CAT SKB |
| 22–24 Oktober 2026* | Pengumuman jadwal SKB |
| 25–26 Oktober 2026* | Tes SKB |
| 27–30 Oktober 2026* | Pengumuman hasil SKB |
| 2–4 November 2026 | Pemeriksaan kesehatan |
| 5–6 November 2026 | Tes kebugaran dan wawancara |
| 18–19 November 2026 | Pengumuman final PTB STMKG 2026 |
| 23–27 November 2026 | Daftar ulang taruna baru |
| 30 November 2026 | Awal perkuliahan TA 2026/2027 |
| 30 November–11 Desember 2026 | PKKTB |
Catatan: Jadwal yang diberi tanda (*) masih bersifat tentatif karena menyesuaikan penjadwalan BKN. Panitia dapat melakukan perubahan jadwal dan akan mengumumkannya melalui pengumuman tersendiri.
Pendaftaran PTB STMKG 2026 Dilakukan Secara Online
Pendaftaran PTB STMKG Tahun 2026 dilakukan melalui dua sistem, yaitu Sistem Penerimaan Taruna Baru STMKG (PTB STMKG) dan SSCASN Sekolah Kedinasan.
Pendaftaran dilakukan pada 18–30 Agustus 2026 melalui:
Sistem PTB STMKG:
simas.stmkg.ac.id/spmbfront/SSCASN BKN:
sscasn.bkn.go.id
Peserta terlebih dahulu membuat akun pada sistem PTB STMKG, mengisi data yang diperlukan, kemudian memperoleh kode billing pembayaran pendaftaran. Biaya pendaftaran STMKG tercantum sebesar Rp75.000. Setelah pembayaran berhasil, bukti pembayaran digunakan dalam proses pendaftaran SSCASN.
Peserta juga perlu membuat akun SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK yang telah tervalidasi melalui data Dukcapil.
Biaya Seleksi PTB STMKG Tahun 2026
Berdasarkan pedoman, biaya yang perlu dibayarkan peserta antara lain:
Pendaftaran STMKG: Rp75.000.
CAT SKD: Rp100.000.
CAT SKB: Rp100.000.
Biaya proses seleksi sampai dengan pendaftaran ulang ditanggung oleh peserta, sedangkan biaya pendidikan selama menjalani pendidikan di STMKG ditanggung oleh negara.
Peserta yang telah dinyatakan lulus administrasi kemudian harus melakukan pembayaran biaya CAT SKD sesuai kode billing. Peserta yang tidak melakukan pembayaran dalam rentang waktu yang ditentukan tidak dapat mengikuti SKD dan dinyatakan gugur.
Tahapan Seleksi PTB STMKG 2026
Proses seleksi PTB STMKG Tahun 2026 terdiri atas beberapa tahapan.
1. Seleksi Administrasi
Seleksi administrasi dilakukan setelah peserta menyelesaikan proses pendaftaran dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan melalui SSCASN.
Hasil seleksi administrasi diumumkan melalui SSCASN. Peserta yang keberatan terhadap hasil seleksi administrasi dapat mengajukan sanggahan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Peserta yang lulus administrasi dapat mengikuti SKD setelah melakukan pembayaran sesuai ketentuan.
SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan terdiri atas:
Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Tes Intelegensi Umum (TIU)
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
SKD dilaksanakan di 35 lokasi yang telah ditentukan.
Peserta yang lulus SKD ditentukan berdasarkan pemenuhan ambang batas sesuai ketentuan dan pemeringkatan sebanyak maksimal 3 kali jumlah formasi pada masing-masing program studi.
3. Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Peserta yang lulus SKD dapat melanjutkan ke SKB.
Materi SKB terdiri atas tiga mata pelajaran khusus, yaitu:
Fisika: 32 soal
Matematika: 28 soal
Bahasa Inggris: 20 soal
Total terdapat 80 soal pilihan ganda dengan waktu pengerjaan 90 menit.
Peserta SKB yang dapat melanjutkan ke tahap tes kebugaran, kesehatan, dan wawancara ditentukan berdasarkan peringkat terbaik dengan jumlah paling banyak 2 kali jumlah formasi pada masing-masing program studi.
4. Tes Kebugaran
Tes kebugaran dilakukan menggunakan metode Cooper, yaitu peserta berjalan atau berlari secepat-cepatnya menempuh jarak 2,4 kilometer dan waktu tempuh akan dicatat.
Tes kebugaran dilaksanakan di UPT BMKG terdekat dengan lokasi tes sesuai ketentuan panitia.
5. Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan dilakukan di rumah sakit atau klinik kesehatan yang telah ditunjuk panitia.
Biaya pemeriksaan kesehatan ditanggung oleh peserta. Hasil pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu komponen penilaian dalam penentuan kelulusan akhir.
6. Wawancara
Wawancara menjadi salah satu tahapan akhir seleksi. Aspek yang dinilai antara lain motivasi dan komitmen, kemampuan berpikir kritis dan strategis, kemampuan menyelesaikan masalah, kemampuan interpersonal, kesadaran diri, kecerdasan emosi, serta kemampuan belajar cepat dan mengembangkan diri.
Pada saat wawancara, peserta wajib membawa dokumen pendidikan yang dipersyaratkan, seperti rapor, Surat Keterangan Lulus, atau ijazah asli sesuai kondisi peserta.
Penentuan Kelulusan Akhir PTB STMKG 2026
Penentuan hasil akhir dilakukan melalui pemeringkatan nilai akhir yang dihitung dari nilai wawancara, kebugaran, dan kesehatan.
Rumus yang digunakan adalah:
Nilai Akhir = 0,4 × NWW + 0,3 × NBG + 0,3 × NKS
Keterangan:
NWW = Nilai Tes Wawancara
NBG = Nilai Tes Kebugaran
NKS = Nilai Kesehatan
Apabila terdapat nilai akhir yang sama, penentuan peringkat selanjutnya mempertimbangkan nilai kumulatif SKD, kemudian nilai TKP, TIU, TWK, nilai rata-rata ijazah atau rapor, dan usia sesuai urutan yang tercantum dalam pedoman.
Jumlah peserta yang diterima sesuai hasil akhir adalah 130 taruna/taruni, dengan tambahan peserta cadangan sebanyak 80 orang sesuai pembagian formasi yang ditetapkan.
Pendaftaran Ulang Taruna Baru STMKG 2026
Peserta yang dinyatakan lulus pada pengumuman akhir wajib melakukan pendaftaran ulang secara langsung di Kampus STMKG Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Pendaftaran ulang dijadwalkan pada 23–27 November 2026. Peserta yang tidak melakukan daftar ulang dianggap mengundurkan diri dan dapat digantikan oleh peserta cadangan sesuai urutan peringkat.
Pendidikan dan Ikatan Dinas STMKG
Peserta yang diterima sebagai taruna/taruni akan menjalani pendidikan selama empat tahun atau delapan semester.
Lulusan STMKG berhak memperoleh gelar Sarjana Terapan (S.Tr) sesuai bidang program studi. Setelah menyelesaikan pendidikan, lulusan akan diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai ketentuan yang berlaku dan selanjutnya ditempatkan pada Unit Pelaksana Teknis BMKG di seluruh Indonesia.
FAQ Penerimaan Taruna Baru STMKG 2026
Kapan pendaftaran STMKG Tahun 2026 dibuka?
Pendaftaran dan pembayaran seleksi administrasi PTB STMKG Tahun 2026 dilaksanakan pada 18–30 Agustus 2026.
Berapa jumlah formasi STMKG Tahun 2026?
Total formasi PTB STMKG Tahun 2026 adalah 130 taruna/taruni untuk empat program studi Sarjana Terapan.
Apa saja program studi yang dibuka STMKG 2026?
Program studi yang dibuka adalah Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, dan Instrumentasi-MKG.
Apakah semua jurusan SMA/MA/SMK dapat mendaftar?
Berdasarkan pedoman PTB STMKG 2026, lulusan atau calon lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dari semua jurusan dapat mendaftar, dengan tetap memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.
Berapa batas usia calon taruna STMKG 2026?
Calon peserta berusia tidak kurang dari 15 tahun dan tidak lebih dari 23 tahun pada 1 November 2026.
Berapa tinggi badan minimal untuk mendaftar STMKG?
Tinggi badan minimal adalah 155 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita, dengan berat badan seimbang.
Apakah peserta yang berkacamata boleh mendaftar STMKG?
Peserta dapat berkacamata dengan ketentuan lensa sferis maksimal minus (-) 4 D dan lensa silindris maksimal minus (-) 2 D serta memenuhi ketentuan kesehatan lainnya.
Berapa biaya pendaftaran STMKG 2026?
Biaya pendaftaran STMKG tercantum sebesar Rp75.000. Selain itu terdapat biaya CAT SKD sebesar Rp100.000 dan CAT SKB sebesar Rp100.000 sesuai tahapan seleksi.
Di mana pendaftaran STMKG 2026 dilakukan?
Pendaftaran dilakukan melalui Sistem PTB STMKG dan SSCASN Sekolah Kedinasan BKN sesuai jadwal dan ketentuan dalam pedoman.
Kapan tes SKD STMKG 2026 dilaksanakan?
Tes SKD dijadwalkan pada 22 September–7 Oktober 2026, dengan catatan jadwal tersebut masih tentatif dan menyesuaikan penjadwalan BKN.
Kapan pengumuman final PTB STMKG 2026?
Pengumuman final PTB STMKG 2026 dijadwalkan pada 18–19 November 2026 melalui laman resmi PTB STMKG.
Kapan awal perkuliahan taruna baru STMKG?
Awal perkuliahan Tahun Akademik 2026/2027 dijadwalkan pada 30 November 2026.
Download Buku Pedoman PTB STMKG Tahun 2026
Bagi calon peserta yang membutuhkan informasi lebih lengkap mengenai Jadwal dan Persyaratan Seleksi Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2026, termasuk ketentuan formasi, pembayaran, lokasi seleksi, dokumen pendaftaran, pemeriksaan kesehatan, serta formulir yang diperlukan, dapat mengunduh Buku Pedoman PTB STMKG Tahun 2026.
📥 Download Jadwal Persyaratan dan Buku Pedoman PTB STMKG Tahun 2026
Informasi Resmi PTB STMKG 2026
Informasi PTB STMKG Tahun 2026 diumumkan melalui laman resmi panitia ptb.stmkg.ac.id. Buku pedoman juga menegaskan bahwa pertanyaan mengenai proses pendaftaran hanya dilayani melalui helpdesk STMKG pada laman tersebut.
Peserta juga perlu memperhatikan bahwa panitia dapat melakukan perubahan jadwal apabila diperlukan dan perubahan tersebut akan diumumkan melalui pengumuman resmi.
Artikel ini disusun berdasarkan Buku Pedoman Penerimaan Taruna Baru STMKG Tahun 2026 dan ditujukan sebagai informasi bagi calon peserta PTB STMKG Tahun Akademik 2026/2027.

Posting Komentar untuk "Jadwal dan Persyaratan Seleksi PTB STMKG Tahun 2026"
Maaf, Komentar yang disertai Link Aktif akan terhapus oleh sistem