Surat Edaran SE Sekretaris Jenderal Kementerian Agama (Sekjen Kemenag) Nomor 12 Tahun 2026 Tentang Penjelasan Tambahan Ketentuan Pemberian Gaji Ketiga Belas Pada Kementerian Agama Tahun 2026
A. Umum
1.
Dalam rangka melaksanakan kebijakan pemberian Gaji Ketiga Belas Tahun 2026 di
Kementerian Agama, perlu diberikan penjelasan tambahan ketentuan pelaksanaan
Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya
dan Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima
Tunjangan Tahun 2026 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2026 tentang
Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga
Belas Tahun 2026 Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
2.
Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada angka 1, perlu menetapkan
Surat Edaran Sekretaris Jenderal tentang Penjelasan Tambahan Ketentuan
Pemberian Gaji Ketiga Belas pada Kementerian Agama Tahun 2026.
B. Maksud dan Tujuan diterbitkannya Surat Edaran SE Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026 Tentang Penjelasan Tambahan Ketentuan Pemberian Gaji Ketiga Belas Pada Kementerian Agama Tahun 2026
1.
Surat Edaran ini dimaksudkan sebagai pedoman dalam melaksanakan pemberian GajiKetiga Belas pada Kementerian Agama Tahun 2026.
2.
Surat Edaran ini bertujuan agar pelaksanaan pemberian Gaji Ketiga Belas pada
Kementerian Agama Tahun 2026 berjalan lancar, tertib administrasi, transparan,
akuntabel, dan tepat sasaran.
Adapun
ruang lingkup Surat Edaran ini memuat penjelasan tambahan ketentuan pemberian
Gaji Ketiga Belas pada Kementerian Agama Tahun 2026 yang diperuntukan bagi:
1.
Guru dan Dosen Pegawai Negeri Sipil (PNS);
2.
Guru dan Dosen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK);
3.
Pegawai Aparatur Sipil Negara {ASN) yang melaksanakan tugas belajar;
4.
PPPK Paruh Waktu;
5.
Pegawai NonASN; dan
6.
Guru Pendidikan Agama yang gaji pokoknya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD).
C. Dasar Hukum Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026
1.
Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya
dart Gaji Ketiga Belas kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan
Penerima Tunjangan Tahun 2026.
2.
Peraturan Presiden Nomor 130 Tahun 2018 tentang Tunjangan Kinerja Pegawai pada
Kementerian Agama.
3.
Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2026 tentang Perubahan
atas Peraturan Presiden Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kementerian Agama.
4.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80/PMK.05j2017 Tentang Tata Cara Pembayaran
Tunjangan Kinerja Pegawai Pada Kementerian Negara/Lembaga sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 20 Tahun 2023 tentang Perubahan atas
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 80/PMK.05/2017 Tentang Tata Cara Pembayaran Tunjangan
Kinerja Pegawai Pada Kementerian Negara/Lembaga.
5.
Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Kinerja
Pegawai Pada Kementerian Agama.
6.
Peraturan Menteri Agama Nomor 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Kementerian Agama.
7.
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis
Pelaksanaan Pembayaran Tunjangan Hari Raya Dan Gaji Ketiga Belas Tahun 2026
Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara.
8.
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah Dengan
Perjanjian Kerja Paruh Waktu.
D. Ketentuan dalam Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026
1.
Pembayaran Gaji Ketiga Belas dilaksanakan dengan ketentuan:
a.
pembayaran Gaji Ketiga Belas pada Kementerian Agama dilaksanakan berdasarkan Peraturan
Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2026,
dan petunjuk teknis yang diberlakukan pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Kementerian Keuangan dan unit kerja di bawahnya.
b.
pembayaran Gaji Ketiga Belas untuk Guru dan Dosen PNS dilaksanakan sesuai dengan
ketentuan sebagaimana dimaksud pada huruf a dengan tambahan penjelasan sebagai
berikut:
1)
besaran komponen penghasilan terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga,
tunjangan pangan, tunjanganjabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja
sesuai dengan pangkat, jabatan, peringkat jabatan, atau kelas jabatannya;
2)
tunjangan kinerja untuk Guru dan Dosen PNS pembayarannya sesuai dengan ketentuan
Pasal 24 ayat (1) dan ayat (2) Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2019 yang
menyebutkan bahwa guru dan dosen PNS menerima tunjangan kinerja berupa selisih antara
tunjangan kinerja pada kelas jabatannya dengan tunjangan profesi guru/ dosen (Tunjangan
Profesi Guru (TPG)/sertifikasi dosenjtunjangan kehormatan Profesor) sesuai
dengan jenjangnya dalam 1 (satu) bulan;
3)
selisih sebagaimana dimaksud pada angka 2) dibayarkan apabila TPG/ sertifikasi
dosen/ tunjangan kehormatan Profesor yang diterima lebih kecil daripada
tunjangan kinerja pada kelas jabatannya;
4)
tunjangan profesi guru/ dosen (TPG/ sertifikasi dosen/ tunjangan kehormatan
Profesor) dibayarkan sebesar 1 (satu) bulan; dan
5)
tunjangan kinerja bagi guru dan dosen yang belum memiliki sertifikat pendidik,
diberikan sebesar 50% (lima puluh persen) dari kelas jabatannya sebagaimana diatur
dalam ketentuan Pasal 24 ayat (3) Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun 2019.
c.
pemberian Gaji Ketiga Belas untuk Guru dan Dosen Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja diatur sesua1 dengan ketentuan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a.
d.
pembayaran Tunjangan Kinerja dalam komponen Gaji Ketiga Belas bagi Pegawai ASN
yang melaksanakan tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan mendapatkan pembayaran
tunjangan kinerja 50% (lima puluh persen) dari jumlah tunjangan kinerja sesuai
dengan kelas jabatan terakhir yang diduduki sejak terbitnya surat penugasan
sebagaimana ketentuan Pasal 23 ayat (1) Peraturan Menteri Agama Nomor 11 Tahun
2019.
e.
pemberian Gaji Ketiga Belas untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Paruh Waktu dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pembayaran pegawai NonASN
sepanjang diatur atau tercantum dalam kontrak kerja dan tersedianya anggaran pada
Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) masing-masing satuan kerja.
f.
pemberian Gaji Ketiga Belas untuk Pegawai NonASN diatur sesuai dengan ketentuan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a sepanjang tersedia anggaran pada DIPA
masing-masing satuan kerja.
g.
pembayaran Gaji Ketiga Belas untuk Guru Pendidikan Agama yang gaji pokoknya
bersumber dari APBD dibebankan pada APBD sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
h.
pemberian Gaji Ketiga Belas yang tidak dijelaskan secara khusus dalam Surat
Edaran ini sudah jelas pengaturannya sebagaimana ketentuan dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun
2026.
2.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi menindaklanjuti Surat Edaran
ini dan melakukan pemantauan pelaksanaannya pada satuan kerja di bawah
binaannya.
Selengkapnya silahkan
download dan baca Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026 Tentang Penjelasan
Tambahan Ketentuan Pencairan Gaji Ke-13 (Gaji Ketiga Belas) Pada Kementerian Agama Tahun
2026
Link download Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026
Demikian Surat Edaran Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026 ini dikeluarkan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.


Posting Komentar untuk "SE Sekjen Kemenag Nomor 12 Tahun 2026 tentang Gaji Ke-13 Tahun 2026"
Maaf, Komentar yang disertai Link Aktif akan terhapus oleh sistem