![]() |
| Kumpulan Hikmah |
SUBHANALLAH......., DZIKIR TERNYATA MERUPAKAN OBAT YANG
PALING MUJARAB
Dr. dr. A Y Saleh, M.Kes, Sp. S. dari RS S Sunter -
Jakarta (Alumni SMAN... Malang & S1-FK...), menyatakan bahwa dzikir itu
menyehatkan. Ia menunjukkan lewat riset pada pasiennya di mana pasien yg
berdzikir pulih lebih cepat di banding dgn yg tak berzikir.
Pasien yg mengalami persoalan alzheimer & stroke,
akan lebih baik keadaannya setelah membiasakan dzikir dgn melafadzkan kalimat
tauhid "Laa iIlaaha illallah " serta kalimat istighfar
"Astaghfirullah".
Menurut Dr. dr. Ar, dilihat dari pengetahuan kedokteran
kontemporer, pengucapan "Laa iIlaaha illallah" serta
"Astaghfirullah" bisa menyingkirkan nyeri & dapat menumbuhkan
ketenangan dan kestabilan saraf untuk pasien. Lantaran dalam ke dua bacaan
dzikir itu ada huruf JAHR yg bisa mengeluarkan CO2 dari otak.
Dalam kalimat "Laa Ilaaha Illallah" ada huruf
Jahr yg diulang tujuh kali, yakni huruf "Lam", serta
"Astaghfirulloh" ada huruf "Ghayn", " Ra", serta
dua buah "Lam" hingga ada 4 huruf Jahr yg mesti dilafazkan keras
hingga kalimat dzikir tsb mengeluarkan karbondioksida semakin banyak waktu
udara dihembuskan keluar mulut.
CO2 yg dikeluarkan oleh badan tak mengubah pergantian
diameter pembuluh darah dalam otak. Sebab, bila system pengeluaran CO2 kacau,
jadi CO2 yang ke luar juga kacau hingga mengakibatkan pembuluh darah di otak
bakal melebar begitu terlalu berlebih saat kandungan CO2 didalam otak mengalami
penurunan.
Dilihat dari tinjauan pengetahuan syaraf, ada hubungan yg
erat pada pelafadzan huruf (Makharij Al-huruf) pd bacaan dzikir dgn aliran
darah pernafasan keluar yg mengandung zat CO2 (karbondioksida) & system yg
rumit didalam otak pd keadaan fisik atau psikis spesial.
Nah sahabatku.. mari membiasakan & memperbanyak
dzikir dgn mengucapkan kalimat tauhid "Laa ilaaha illallah" &
kalimat istighfar "Astaghfirulloh".
==================================================
12 KEAJAIBAN SHOLAT TAHAJUD
1. Shalat Tahajud sebagai
tiket masuk surga
Abdullah Ibn Muslin berkata
“kalimat yang pertama kali ku dengar dari Rasulullah Saw saat itu adalah, “Hai
sekalian manusia! Sebarkanlah salam, bagikanlah makanan, sambunglah
silaturahmi, tegakkan lah shalat malam saat manusia lainnya sedang tidur,
niscaya kalian masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah).
2. Amal yang menolong di
akhirat
Allah SWT berfirman,
“Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa berada di dalam taman-taman surga dan
di mata air-mata air, seraya mengambil apa yang Allah berikan kepada mereka.
Sebelumnya mereka adalah telah berbuat baik sebelumnya (di dunia), mereka
adalah orang-orang yang sedikit tidurnya di waktu malam dan di akhir malam
mereka memohon ampun kepada Allah).” (QS. Az Zariyat: 15-18)
Ayat di atas menunjukkan bahwa
orang yang senantiasa bertahajud Insya Allah akan mendapatkan balasan yang
sangat nikmat di akhirat kelak.
3. Pembersih penyakit hati
dan jasmani
Salman Al Farisi berkata,
Rasulullah Saw bersabda, “Dirikanlah shalat malam, karena sesungguhnya shalat malam
itu adalah kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kamu, (shalat malam dapat)
mendekatkan kamu kepada tuhanmu, (shalat malam adalah) sebagai penebus
perbuatan buruk, mencegah berbuat dosa, dan menghindarkan diri dari penyakit
yang menyerang tubuh.” (HR. Ahmad)
4. Sarana meraih kemuliaan
Rasulullah Saw bersabda,
“Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, hiduplah sesukamu, karena
engkau akan mati, cintailah orang yang engkau suka, karena engkau akan berpisah
dengannya, lakukanlah apa keinginanmu, engkau akan mendapatkan balasannya,
ketahuilah bahwa sesungguhnya kemuliaan seorang muslim adalah shalat waktu
malam dan ketidakbutuhannya di muliakan orang lain.” (HR. Al Baihaqi)
5. Jalan mendapatkan rahmat
Allah
Abu Hurairah berkata bahwa
Rasulullah Saw bersabda, “Semoga Allah merahmati laki-laki yang bangun malam,
lalu melaksanakan shalat dan membangunkan istrinya. Jika sang istri menolak, ia
memercikkan air di wajahnya. Juga, merahmati perempuan yang bangun malam, lalu
shalat dan membangunkan suaminya. Jika sang suami menolak, ia memercikkan air
di wajahnya.” (HR. Abu Daud)
6. Sarana Pengabulan
permohonan
Allah SWT berjanji akan
mengabulkan doa orang-orang yang menunaikan shalat tahajud dengan ikhlas.
Rasulullah Saw Bersabda,
“Dari Jabir berkata, bahwa
nabi Saw bersabda, “Sesungguhnya di malam hari , ada satu saat yang ketika
seorang muslim meminta kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah memberinya, Itu
berlangsung setiap malam.” (HR. Muslim)
7. Penghapus dosa dan
kesalahan
Dari Abu Umamah al-Bahili
berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Lakukanlah Qiyamul Lail, karena itu
kebiasaan orang saleh sebelum kalian, bentuk taqarub, penghapus dosa, dan
penghalang berbuat salah.” (HR. At-Tirmidzi)
8. Jalan mendapat tempat
yang terpuji
Allah berfirman,
“Dan pada sebagian malam
bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu
mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’:79)
9. Pelepas ikatan setan
Diriwayatkan dari Abu
Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Setan akan mengikat kepala
seseorang yang sedang tidur dengan ikatan, menyebabkan kamu tidur dengan cukup
lama. Apabila seseorang itu bangkit seraya menyebut nama Allah, maka
terlepaslah ikatan pertama, apabila ia berwudhu maka akan terbukalah ikatan
kedua, apabila di shalat akan terbukalah ikatan semuanya. Dia juga akan merasa
bersemangat dan ketenangan jiwa, jika tidak maka dia akan malas dan kekusutan
jiwa.”
10. Waktu utama untuk berdoa
Amru Ibn ‘Abasah berkata,
“Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, “Ya Rasulullah! Malam apakah yang paling
di dengar?”, Rasulullah Saw menjawab, “Tengah malam terakhir, maka shalat lah
sebanyak yang engkau inginkan, sesungguhnya shalat waktu tersebut adalah
maktubah masyudah (waktu yang apabila bermunajat maka Allah menyaksikannya dan
apabila berdoa maka didengar doanya)” (HR. Abu Daud)
12. Penjaga kesehatan rohani
Allah SWT menegaskan bahwa
orang yang shalat tahajud akan selalu mempunyai sifat rendah hati dan ramah.
Ketenangan yang merupakan refleksi ketenangan jiwa dalam menjalani kehidupan
sehari-hari di masyarakat.
Allah Berfirman, “Dan
hamba-hamba Tuhan Yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di
atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka,
mereka mengucapkan kata-kata yang baik. Dan orang yang melewati malam hari
dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 63-64)
Keajaiban shalat tahajud
sudah terbukti, maka bertahajudlah!
Mungkin masih banyak lagi
keajaiban shalat tahajud yang mungkin terlewat dari tulisan ini. Yang pasti
shalat tahajud merupakan shalat yang bagus sebagai ibadah tambahan bagi kita.
Subhanallah .. Shalat
tahajud benar-benar dahsyat dalam meraih kebaikan dunia akhirat
“Jika matahari sudah
terbenam, aku gembira dengan datangnya malam dan manusia tidur karena inilah
saat hanya ada Allah dan aku.”
MASYA ALLAH
Maka ubahlah kebiasaan kita
kalau pengen rezeki kita lancar, jodoh kita lancar, usaha kita lancar, dam
semua apa yang kita inginkan tercapai, maka tahajudlah. Semoga kita semakin
semangat shalat tahajud, dan mudah-mudahan segala doa dan hajat kita segera
dikabulkan oleh Allah lewat perantara tahajud ini. Aamiin
Marilah kita berdoa,
bermunajat kepada Allah. Semoga Allah mengampuni kita, dan menghapuskan kita
dari segala dosa yang telah lalu.
Ya Allah,
Ampunilah semua dosa-dosa
kami, baik sengaja atau pun tidak, berkahilah kami, ramahtilah kami, berikanlah
kami hidayah-Mu agar kami senantiasa dekat kepada-Mu hingga akhir hayat.
Aamiin ya
Rabbal’alamin.==================================================
SUMUR
USMAN / THE WELL OF USMAN
Di
Madinah, tidak terlalu jauh dari Masjid Nabawi, ada sebuah properti sebidang
tanah dengan sumur yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Sumur itu dikenal
dengan nama: Sumur Ruma (The Well of Ruma) karena dimiliki seorang Yahudi
bernama Ruma.
Sang
Yahudi menjual air kepada penduduk Madinah dan setiap hari orang antri untuk
membeli airnya. Diwaktu-waktu tertentu sang Yahudi menaikkan seenaknya harga
airnya dan rakyat Medinah pun terpaksa harus tetap membelinya. Karena hanya
sumur inilah yang tidak pernah kering.
Melihat
kenyataan ini, Rasulullah berkata: "Kalau ada yang bisa membeli sumur ini,
*balasannya adalah Surga".
Seorang
Sahabat Nabi bernama Usman bin Affan mendekati sang Yahudi. Usman menawarkan
untuk membeli sumurnya. Tentu saja Ruma sang Yahudi menolak. Ini adalah
bisnisnya dan ia mendapat banyak uang dari bisnisnya.
Tetapi
Usman bukan hanya pebisnis sukses yang kaya raya, tetapi ia juga negosiator
ulung. Ia bilang kepada Ruma: "Aku akan membeli setengah dari sumurmu
dengan harga yang pantas, jadi kita bergantian menjual air, hari ini kamu,
besok saya".
Melalui
negosiasi yang sangat ketat, akhirnya sang Yahudi mau menjual sumurnya senilai
1 juta Dirham dan memberikan hak pemasaran 50% kepada Usman bin Affan.
Apa
yang terjadi setelahnya membuat sang Yahudi merasa keki.
Ternyata
Usman menggratiskan air tersebut kepada semua penduduk Madinah. Pendudukpun
mengambil air sepuas puasnya sehingga hari keesokannya mereka tidak perlu lagi
membeli air dari Ruma sang Yahudi.
Merasa
kalah, sang Yahudi akhirnya menyerah, ia meminta sang Usman untuk membeli semua
kepemilikan sumur dan tanahnya.
Tentu
saja Usman harus membayar lagi seharga yang telah disepakati sebelumnya. Sampai
sekarang di Madinah, sumur tersebut dikenal dengan nama *"Sumur
Usman",*atau *"The Well of Usman." Tanah luas sekitar sumur
tersebut menjadi sebuah kebun kurma yang diberi air dari sumur Usman. Kebun
kurma tersebut dikelola oleh badan wakaf pemerintah Saudi sampai hari ini.
Kurmanya dieksport ke berbagai negara didunia, hasilnya diberikan untuk yatim
piatu dan pendidikan.
Sebagian
dikembangkan menjadi hotel dan proyek proyek lainnya, sebagian lagi dimasukkan
kembali kepada sebuah rekening tertua didunia atas nama Usman bin Affan. Hasil
kelolaan kebun kurma dan grupnya yang disaat ini menghasilkan 50 juta Riyal
pertahun. (Atau setara 200 Milyar pertahun).
Sang
Yahudi tidak akan penah menang. Kenapa? Karena visinya terlalu dangkal. Ia
hanya hidup untuk masa kini, masa ia ada di dunia. Sedangkan visi dari Usman
Bin Affan adalah jauh kedepan. Ia berkorban untuk menolong manusia lain yang
membutuhkan dan ia menatap sebuah visi besar yang bernama:
"Shadaqatun
Jariyah, sedekah berkelanjutan". Sebuah shadaqah yang tidak pernah
berhenti, bahkan pada saat manusia sudah mati.
Inilah
cara memajukan Islam secara cerdas dan barokah dunia akherat. Bukan dengan
"memusuhi" Yahudi, tapi "mengalahkan" dengan negosiasi dan
cara yang terhormat.
DIANTARA KEUTAMAAN HARI JUM'AT
Dari Salman radhiyallahu 'anhu beliau berkata :
Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda :
لا يغتسل رجل يوم الجمعة ويتطهر ما استطاع من طهر ويدهن من دهنه أو يمس من طيب بيته ثم يخرج فلا يفرق بين اثنين ثم يصلي ما كتب له ثم ينصت إذا تكلم الإمام إلا غفر له ما بينه وبين الجمعة الأخرى
”Tidaklah seorang hamba mandi pada hari Jum’at dan
bersuci dengan sebaik-baik bersuci, lalu ia meminyaki rambutnya atau berparfum
dengan minyak wangi, kemudian ia keluar (menunaikan sholat Jum’at) dan tidak
memisahkan antara dua orang (yang duduk), kemudian ia melakukan sholat apa yang
diwajibkan atasnya dan ia diam ketika Imam berkhutbah, melainkan segala dosanya akan diampuni antara
hari Jum’at ini dengan Jum’at lainnya.”
(HR Bukhari)
==================================================
MACET
Pernahkah
kendaraan anda mengalami macet total ketika sedang menempuh perjalanan panjang
(saat mudik misalnya) ..? Walau terjebak macet hanya 2-3 jam, bagaimana
rasanya..? Apa yang bisa anda lakukan saat macet, kecuali menunggu dan menunggu
hingga kemacetan terurai..? Bagaimana jika macetnya belasan bahkan puluhan jam
lamanya..? Maju tidak bisa, mundur pun tak kuasa. Diam saja ditempat selama
berjam-jam lamanya. Bagaimana perasaan anda..?
Saudaraku...lalu
bagaimana suasana Yaumil Mahsyar kelak??? Saat Allah SWT menghimpun puluhan
bahkan ratusan Milyar manusia dalam satu lokasi. Saat kaki tidak bisa bergerak
kesana kemari, kecuali hanya bisa menunggu dan menunggu giliran, saat amalnya
dihisab. Saat itulah gambaran macet total kemungkinan terjadi. SubhaanAllah....
Rasulullah
shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:
«لاَ تَزُولُ
قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ
وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ
وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»
“Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang
hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang
umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya,
tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan kemana dibelanjakannya, serta
tentang tubuhnya untuk apa digunakannya”. (HR Tirmidzi & Ad-Darimi)
TENTANG
HISAB HARTA
Ingatlah
saat hari itu tiba. Hisab mengenai harta kita kelak dihari perhitungan, dimana
tidak ada sedikitpun hitungan-Nya meleset. Peradilan yang adil tanpa ada suap
dan gratifikasi. Dua pertanyaan seputar harta kita, dari mana harta tersebut
kita peroleh dan dibelanjakan untuk apa???. "Dan tidak akan bergeser kaki
kita berpijak, hingga Allah SWT menanyai kita mengenai hal ini".
Darimana
asal harta kita..?
Darimana
asal pembiayaan rumah anda.?
Darimana
asal kendaraan anda..?
Darimana
modal bisnis anda....?
Darimana
profit usaha anda...?
Darimana
penghasilan anda, dari gaji yang menjadi hak anda atau dari korupsi dan
manipulasi-kah..?
Darimana
pendapatan sampingan anda, dari gratifikasi dan suapkah..?
Darimana
status PNS anda diperoleh ..? Dari sogok kah...?
Darimana
biaya anda pergi berhaji, dari dana talangan haji kah..?
Menjawab
satu sisi pertanyaan mengenai darimana perolehan harta kita saja (walau
diperoleh dengan jalan halal), mungkin sudah sangat sulit, rumit, berbelit, dan
menegangkan.....Lalu bagaimana bila sumber harta kita dari yang haram??? Ya
Robb.....
Itu
baru satu sisi pertanyaan yaitu sumber harta, lalu bagaimana dengan pertanggung
jawaban umur, tubuh, ilmu, amal dan lain-lain???
Kemacetan
itu akan memakan waktu yang sangat panjang dan lama, persiapkan diri untuk
dihisab dgn ilmu & amal sholih!!!!!
Renungan
untuk diri.....
==================================================
KEUTAMAAN
PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWAL
Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
_“Barangsiapa
yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia
berpuasa seperti setahun penuh.”
(HR.
Muslim no. 1164).
Share
ke yang lain, siapa tahu ada orang-orang yang berpuasa karena sebab kita,
sehingga kita mendapatkan pahala dengan sebab puasa mereka.
Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنَ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ ، لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا
"Barang
siapa yang mengajak kepada al-Huda [petunjuk menuju hidayah Allah], maka ia
akan mendapat pahala sebanyak pahala yang diperoleh oleh orang-orang yang
mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka [orang yang mengikuti] petunjuk
tersebut sedikitpun"
__________
(HR.
Muslim [2674], Abu Daud [4609], at-Tirmidzi [2674], ad-Darimi [530], Ahmad
[9160] Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu)
ISTERI SHOLIHAH
Sebelum
pulang kantor, sang suami menelpon istrinya, "Sayang, alhamdulillah, bonus
akhir tahun dari perusahaan sudah turun, Rp. 150 juta." Di ujung telpon,
sang istri tentu saja mengungkapkan rasa syukurnya, "Alhamdulillah, semoga
barokah ya mas".
Sejak beberapa
bulan yg lalu mereka sudah merencanakan beli mobil sederhana untuk keluarga
kecilnya. Dan uang yg turun mereka rasa cukup pas sesuai budget.
Namun
dalam perjalanan pulang, dia ditelp oleh ibunya di kampung, "Nak, kamu ada
tabungan? Tadi ada orang datang ke rumah. Ternyata almarhum ayahmu punya hutang
ke dia cukup besar, Rp. 50 juta." Tanpa pikir panjang, ia pun bilang ke
ibunya, "Iya, Bu, insyaAllah ada." Dalam perjalanan pulang ia pun
sambil berpikir, "Nggak apa-apa lah, masih cukup untuk beli mobil yg 100
jutaan. Mungkin ini lebih baik."
Ia pun
melanjutkan perjalanan. Belum tiba di rumah, HP-nya kembali berdering. Seorang
sahabat karibnya semasa SMA tiba-tiba menghubunginya sambil menangis.
Sahabatnya itu sambil terbata mengabarkan bahwa anaknya harus segera operasi
minggu ini. Banyak biaya yg tidak bisa dicover oleh asuransi kesehatan dari
pemerintah. Tagihan dari rumah sakit Rp. 80 juta.
Ia pun
berpikir sejenak. Uang bonusnya tinggal 100 juta. Jika ini diberikan kepada
sahabatnya, maka tahun ini ia gagal membeli mobil impiannya. Tapi nuraninya
mengetuk, "Berikan padanya. Mungkin kamu memang jalan Allah untuk menolong
sahabatmu itu. Mungkin ini memang rezekinya yang datang melalui perantara
dirimu." Ia pun menuruti panggilan nuraninya.
Setibanya
di rumah, ia menemui istrinya dg wajah yg lesu. Sang istri bertanya,
"Kenapa, mas? Ada masalah? Nggak seperti biasanya pulang kantor murung
gini?" Sang suami mengambil napas panjang, "Tadi ibu di kampung telp,
butuh 50 juta untuk bayar utang almarhum bapak. Nggak lama, sahabat abang juga
telp, butuh 80 juta untuk operasi anaknya. Uang kita tinggal 20 juta. Maaf ya,
tahun ini kita nggak jadi beli mobil dulu."
Sang
istri pun tersenyum, "Aduh, mas, kirain ada masalah apaan. Mas, uang kita
yg sebenarnya bukan yg 20 juta itu, tapi yg 130 juta. Uang yg kita infakkan
kepada orang tua kita, kepada sahabat kita, itulah harta kita yg sesungguhnya.
Yg akan kita bawa menghadap Allah, yg tidak mungkin bisa hilang jika kita
ikhlas. Sedangkan yg 20 juta di rekening itu, masih belum jelas, benaran harta
kita atau akan menjadi milik orang lain."
Sang
istri pun memegang tangan suaminya, "Mas, insyaAllah ini yg terbaik. Bisa
jadi jika kita beli mobil saat ini, justru menjadi keburukan bagi kita. Bisa
jadi musibah besar justru datang ketika mobil itu hadir saat ini. Maka mari
baik sangka kepada Allah, karena kita hanya tahu yg kita inginkan, sementara
Allah-lah yg lebih tahu apa yg kita butuhkan."
UMURMU..50 TAHUN?
Firman
Allah SWT : "...Bukankah Kami telah memberimu umur sehingga kamu sempat
mengingat bagi sesiapa yang mau mengingat?" (Fathir: 37)
"Allah
tidak lagi memberi alasan bagi siapa yang telah dipanjangkan umurnya hingga 50
tahun" (HR.Bukhari)
Al-Khattabi
berkata : "Maknanya, orang yg Allah panjangkan umurnya hingga 50 tahun,
tidak diterima lagi keuzuran/alasan. Karena usia 50 tahun merupakan usia yang
dekat dgn kematian, maka inilah kesempatan untuk memperbanyak taubat, beribadah
dgn khusyuk, dan
bersiap2 bertemu Allah." _ (Tafsir
alQurthubi)_
Fudhail
bin Iyadh berkata kepada seseorang yang telah mencapai umur 50 tahun, Maka
nasihat Fudhail kepadanya : "Berarti sudah 50 tahun kamu berjalan menuju
Tuhanmu, sekarang hampir sampai... Lakukan yang terbaik pada sisa usia
senja-mu, lalu akan diampuni dosa2mu yang lalu. Tapi jika engkau masih berbuat
dosa di usia senjamu, kamu pasti dihukum akibat dosa masa lalu dan masa kini
sekaligus..!"
Maka
para alim ulama memberi nasihat cara menjalani umur yang sudah mencapai 50
tahun :
Jangan
banyak bergurau dan terjebak dalam hal-hal yang tidak ada manfaatnya untuk
akhirat.
Jangan
berlebihan berhias, bersolek, dan berpakaian.
Jangan
berlebihan makan, minum, dan berbelanja barang yg kurang diperlukan utk
mendukung amal shalih.
Jangan
berkawan dengan orang yang tidak menambah iman, ilmu, dan amal.
Jangan
banyak berjalan dan melancong ke sana sini tanpa manfaat yg dapat mendekatkan
diri pada kehidupan akhirat.
Jangan
gelisah, berkeluh kesah, dan kesal dengan kehidupan sehari-hari. Selalu penuhi
diri dg rasa sabar dan bersyukur.
Perbanyak
doa mengharap keridha-an Allah agar Husnul Khatimah dan dijauhkan dari Su'ul
Khatimah.
Tambahkan
ilmu agama, perbanyak mengingat kematian, dan bersiap menghadapinya.
Siapkan
wasiat dan lakukan pembahagian harta.
Kerapkan
menjalin silaturahim dan merekatkan hubungan yang renggang sebelumnya.
Minta
maaf dan berbuat baik terhadap pihak yang pernah dizalimi.
Tingkatkan
amal soleh terutama amal jariah yang dapat terus memberi pahala dan syafa'at
setelah kita mati.
Maafkan
kesalahan orang kepada kita walau seberat apapun kesalahan itu.
Bereskan
segala hutang yang ada dan jangan buat hutang baru walaupun untuk menolong
orang lain.
Berhentilah
dari semua maksiat !
Mata,
berhentilah memandang yg tidak halal bagimu
Tangan,
berhentilah dari meraih yg bukan hak mu
Mulut,
berhentilah makan yg tidak baik dan yg tidak halal bagimu, berhentilah dari
ghibah, fitnah, dan berhentilah menyakiti hati orang lain
Telinga,
berhentilah mendengar hal2 haram dan tak bermanfaat
Berbaik
sangka lah kepada Allah atas segala sesuatu yg terjadi dan menimpa
Penuhi
terus hati dan lisan kita dg istighfar & taubat utk diri sendiri, orang
tua, dan semua orang beriman, di setiap saat dan setiap waktu.
Semoga
bermanfaat bagi kita semua, walaupun Anda belum 50 tahun. karena...
Ingat, Kematian Tidak Mengenal Umur.

Posting Komentar untuk "HIKMAH"
Maaf, Komentar yang disertai Link Aktif akan terhapus oleh sistem