Petunjuk Teknis (Juknis) Panduan OSN SMA MA SMK Tahun 2026 merupakan acuan bersama bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyelenggarakan OSN SMA MA SMK tahun 2026 secara tertib, objektif, dan berkualitas serta membantu terwujudnya penyelenggaraan OSN yang sukses serta menghasilkan generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing tinggi.
Olimpiade Sains Nasional
(OSN) adalah sebuah ajang talenta di bidang sains yang diselenggarakan untuk
peserta didik SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat. Ajang OSN diselenggarakan secara bertingkat,
mulai dari tingkat daerah hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari
38 provinsi dan siswa dari Sekolah Indonesia di Luar Negeri. Sistem seleksi
bertingkat ini dirancang untuk memastikan kesempatan yang adil bagi peserta
didik di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi bibit- bibit talenta
potensial.
Pembangunan sumber daya
manusia unggul merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas
2045. Dalam konteks tersebut, sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam
menyiapkan generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan adaptif terhadap
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penguatan kompetensi peserta didik
sejak dini, khususnya di bidang sains, menjadi kebutuhan mendesak guna
menghadapi tantangan global dan mendorong daya saing bangsa di masa depan.
Kementerian Pendidikan Dasar
dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) secara konsisten
menghadirkan berbagai wadah pembinaan dan pengembangan talenta peserta didik,
salah satunya melalui penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN). OSN
menjadi ruang strategis bagi peserta didik dari seluruh wilayah Indonesia untuk
mengembangkan kompetensi, mengasah kemampuan berpikir kritis, analitis, dan
kreatif, serta menumbuhkan budaya berprestasi secara sehat dan berkelanjutan.
Peran aktif pemerintah dalam menyediakan sistem pembinaan yang terstruktur dan
berjenjang memastikan bahwa kesempatan berprestasi dapat diakses secara merata
di seluruh daerah.
Sejalan dengan perkembangan
global, penguatan bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics
(STEM) menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan pendidikan sains. OSN
tidak hanya mendorong penguasaan konsep keilmuan, tetapi juga melatih peserta
didik dalam menerapkan pengetahuan secara kontekstual, sistematis, dan berbasis
pemecahan masalah. Pendekatan ini selaras dengan kebutuhan masa depan yang
menuntut sumber daya manusia mampu berinovasi, berkolaborasi, dan beradaptasi
dengan cepat terhadap perubahan teknologi.
Oleh karena itu, penyusunan
Panduan Olimpiade Sains Nasional Tahun 2026 menjadi langkah strategis untuk
memastikan penyelenggaraan OSN berjalan secara terarah, berkualitas, dan
berkesinambungan. Panduan ini diharapkan menjadi acuan bersama bagi seluruh
pemangku kepentingan di pusat dan daerah dalam melaksanakan OSN secara optimal,
sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi unggul
yang berdaya saing global dan berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Emas
2045.
Dinyatakan dalam Petunjuk
Teknis (Juknis) Panduan OSN SMA MA SMK Tahun 2026 bahwa tujuan umum
penyelenggaraan OSN :
1.
Mendapatkan dan mengembangkan peserta didik bertalenta dan berkarakter dengan
prestasi nasional, sehingga mampu berkontribusi sebagai perintis pembangunan
melalui ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mewujudkan bangsa yang unggul;
2.
Mendorong pemerataan prestasi untuk memaksimalkan penemuan peserta didik
bertalenta dan berkarakter dari seluruh pelosok Negara Kesatuan Republik
Indonesia;
3.
Membangun atmosfer berkompetisi dan berprestasi yang sehat;
4.
Menguatkan kelembagaan dalam rangka mewujudkan Manajemen Talenta Nasional (MTN)
yang berkesinambungan.
Tujuan khusus penyelenggaraan
OSN :
1.
Menyelenggarakan seleksi peserta didik secara berjenjang, mulai dari tingkat
satuan pendidikan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional untuk menjaring
peserta dengan kompetensi di berbagai cabang ajang talenta sains yaitu
Matematika, Fisika, Kimia, Informatika/Komputer, Biologi, Astronomi, Ekonomi,
Kebumian, dan Geografi; Mendapatkan dan menyiapkan calon peserta yang akan
mewakili Indonesia pada ajang talenta sains tingkat internasional;
2.
Membangun basis data nasional peserta didik bertalenta di bidang sains.
Cabang Ajang Talenta dalam OSN
SMA MA SMK merupakan bagian dari ajang talenta bidang Riset dan Inovasi. Adapun
cabang ajang OSN SMA MA SMK tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1. Matematika;
2. Fisika;
3. Kimia;
4. Informatika/Komputer;
5. Biologi;
6. Astronomi;
7. Ekonomi;
8. Kebumian; dan
9. Geografi.
Berdasarkan Petunjuk
Teknis (Juknis) Panduan OSN SMA MA SMK Tahun 2026, persyaratan peserta OSN
SMA MA SMK Tahun 2026 adalah sebagai berikut:
1)
Peserta OSN adalah peserta didik SMP/MTs/Sederajat kelas IX dan
SMA/MA/SMK/MAK/sederajat kelas X dan XI.
2)
Peserta SMP/MTs kelas VIII peraih medali emas OSN SMP cabang Matematika dapat
mengikuti OSN SMA cabang matematika.
3)
Peserta hanya dapat mendaftar satu cabang ajang.
4)
Peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian tes OSN secara mandiri.
5)
Tidak buta warna untuk cabang astronomi, kimia, geografi dan kebumian.
6)
Mampu melakukan kegiatan praktik lapangan untuk cabang geografi, kebumian dan
astronomi.
7)
Peraih medali emas ditahun sebelumnya dapat mengikuti kembali OSN di cabang
yang berbeda.
8)
Untuk peserta yang mengalami pindah sekolah ke kabupaten/kota dan/atau provinsi
lain, status kabupaten/kota dan/atau provinsi peserta tetap mengacu kepada
surat keputusan pemenang OSN-K yang dikeluarkan Dinas Pendidikan Provinsi
sebelumnya.
Sedangkan Mekanisme
Pendaftaran Peserta OSN SMA MA SMK Tahun 2026 adalah:
1)
Satuan Pendidikan melakukan pendaftaran melalui portal registrasi pada laman
https://daftar-bpti.kemendikdasmen.go.id dengan menggunakan akun SSO Verval PD
Data, dengan ketentuan:
a.
mendaftarkan maksimal 5 peserta terbaik untuk setiap cabang;
b.
mendaftarkan penanggung jawab, tim teknis, proktor, dan pengawas ruang;
c.
mengunggah surat keterangan dari kepala satuan pendidikan yang menyatakan
peserta merupakan pemenang dari seleksi OSN-S (format terdapat di lampiran 2).
2)
Satuan Pendidikan melakukan penginputan kelengkapan data satuan pendidikan pada
Web komunikasi di laman https://anbk.kemendikdasmen.go.id/osnk pada bulan maret
dengan ketentuan username merupakan npsn satuan pendidikan dan password menggunakan
kode registrasi yang terdapat di dashboard portal registrasi (contoh: SP-....)
Berikut ini jadwal
pendaftaran dan pelaksanaan OSN SMA Tahun 2026
Selengkapnya silahkan
download dan baca Salinan Panduan OSN SMA MA SMK Tahun 2026
Link download Panduan OSN SMA MA SMK Tahun 2026
Demikian informasi tentang Petunjuk
Teknis (Juknis) Panduan OSN SMA MA SMK Tahun 2026. Semoga ada manfaatnya,
selamat berkompetensi, semoga sukses.



Posting Komentar untuk "JUKNIS PANDUAN OSN SMA SMK TAHUN 2026"
Maaf, Komentar yang disertai Link Aktif akan terhapus oleh sistem